Kisah kemunculan Dajjal Dan Kehidupan Dajjal

Kisah kemunculan Dajjal dan kehidupan dajjal, Musuh Yang Pasti Tiba | Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berkhutbah di hadapan para sahabat, dan kebanyakan isi khutbah baginda selalu menceritakan tentang Dajjal supaya berhati-hati.

Baginda bersabda: “Sungguh, semenjak Allah menciptakan anak cucu Adam, tidak ada fitnah yang lebih besar dari Dajjal, dan tidak ada satu Nabi pun yang diutus oleh Allah melainkan dia akan memperingatkan kepada umatnya mengenai fitnah Dajjal.

Sedangkan aku adalah Nabi yang paling akhir dan kamu juga umat yang paling akhir, maka tidak dapat dielakkan lagi bahawa Dajjal akan keluar di tengah-tengah kalian.

Sekiranya dia keluar, sedang aku masih berada di tengah-tengah kalian, maka aku adalah pembela setiap orang Muslim.

Namun jika dia keluar setelah (kematian)ku, maka tiap-tiap kalian adalah penyelamat bagi dirinya sendiri, dan Allah sebagai penggantiku dalam menyelamatkan setiap Muslim.

SEBELUM MUNCUL DAJJAL
Tiga tahun sebelum munculnya Dajjal adalah waktu yang sangat sulit, di mana manusia akan ditimpa oleh kelaparan yang terlalu teruk.

Allah akan memerintahkan kepada langit pada tahun pertama untuk menahan sepertiga dari hujannya, dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan sepertiga dari tanaman-tanamannya.

Dan pada tahun kedua Allah akan memerintahkan kepada langit untuk menahan dua pertiga dari hujannya dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan dua pertiga dari tumbuh-tumbuhannya.

Kemudian di tahun yang ketiga, Allah memerintahkan kepada langit untuk menahan semua air hujannya, maka ia tidak menitiskan setitis air pun dan Allah memerintahkan kepada bumi untuk menahan semua tanaman-tanamannya,

Maka setelah itu tidak dijumpai satu tanaman hijau yang tumbuh dan semua binatang yang berkuku akan mati, kecuali yang tidak dikehendaki oleh Allah.

Kemudian para sahabat bertanya: “Dengan apakah manusia akan hidup pada saat itu?” Baginda menjawab: “Tahlil, takbir dan tahmid akan sama ertinya bagi mereka dengan makanan.”

KEMUNCULAN DAJJAL DAN SIFATNYA
Sesungguhnya dia akan keluar dari suatu celah yang terletak antara Syam dan Iraq.

Lalu dia akan berbuat kerosakan di sebelah kiri dan kanannya. Wahai hamba Allah, wahai para manusia, teguhkanlah diri kalian,

Kerana aku akan menerangkan sifat-sifatnya yang belum pernah diterangkan oleh seorang Nabi pun sebelumku.

Pertama kali dia akan mendakwa dirinya dengan mengatakan: ‘Aku adalah seorang Nabi’, padahal tidak ada Nabi setelahku.

Kemudian dia juga akan mendakwa dirinya dengan mengatakan: ‘Aku adalah Rabb kalian’, sedangkan kalian tidak akan boleh melihat Allah kecuali setelah kalian meninggal.

Dan dia hanya memiliki sebelah mata dan matanya menonjol, padahal Allah tidaklah bersifat begitu.

Rambutnya ikal dan di antara kedua matanya tertulis ‘kafir’ yang hanya dapat dibaca oleh setiap Muslim baik yang dapat menulis mahupun yang tidak dapat menulis.

Siapa pun di antara kalian yang melihatnya hendaklah membaca permulaan surah Al-Kahfi.

KEHIDUPAN DAJJAL
Sesungguhnya hari-harinya (Dajjal hidup) ialah selama empat puluh hari, sehari bagaikan setahun, dan sehari berikutnya seperti sebulan, dan sehari berikutnya seperti seminggu dan baki hari-hari tersebut seperti hari-hari biasa.

Sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana menurut tuan tentang satu hari yang seperti satu tahun, cukupkah bagi kami solat sehari?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Tidak, tapi perkirakanlah ukurannya.”

HARI PEMBERSIHAN
Sungguh, tidak ada satu negeri pun di muka bumi ini yang tidak dimasuki dan dikuasai oleh Dajjal kecuali Makkah dan Madinah.

Dia akan memanjat dan menetap di atas bukit Habsyi, melihat ke arah Madinah dan bertanya kepada para pengikutnya: ‘Adakah kalian melihat istana putih itu? Itulah masjid Muhammad’.

Kemudian Dajjal akan cuba mendekati kota Madinah dan mencari jalan di setiap sudut. Tetapi malaikat menghalanginya dengan pedang terhunus.

Dan Dajjal akan sampai ke tanah lapang al-Jurf dan membuat khemah.

Kemudian dia memukul-mukul perkhemahan, kubah beserta tempat-tempat duduknya,

Dengan itu Madinah akan bergegar sebanyak tiga kali dan orang-orang munafik lelaki dan wanita serta orang-orang fasik lelaki dan wanita akan keluar untuk menyertai Dajjal.

Golongan yang paling banyak keluar untuk menuju kepadanya ialah dari kalangan kaum wanita, sehingga seorang laki-laki akan kembali menemui isterinya, ibu, anak perempuan,

Saudara perempuan dan kepada makciknya untuk mengikat mereka dengan tali kerana khuatir mereka akan keluar menuju kepadanya (Dajjal).

Kota Madinah pun terbebas dari orang-orang keji sebagaimana alatan besi menghilangkan karat pada besi, dan hari itu disebut dengan hari pembersihan.

FITNAH DAJJAL
Di antara fitnah-fitnahnya adalah bersamanya ada syurga dan neraka, namun pada hakikatnya nerakanya adalah syurga dan syurganya adalah neraka.

Barangsiapa mendapatkan ujian dengan nerakanya, hendaklah dia berlindung kepada Allah dan hendaklah dia membaca ayat di awal-awal surah Al-Kahfi.

Dan di antara fitnahnya juga adalah dia akan berkata kepada seorang Arab: ‘Fikirkanlah olehmu, sekiranya aku dapat membangkitkan ayah dan ibumu yang telah mati, apakah kamu akan bersaksi bahawa aku adalah Rabbmu?’

Laki-laki Arab tersebut menjawab: ‘Ya.’ Kemudian muncullah syaitan yang menjelma di hadapannya dalam bentuk ayah dan ibunya, maka keduanya berkata: ‘Wahai anakku, ikutilah dia, sesungguhnya dia adalah Rabbmu.’

Dajjal akan datang pada suatu tanah yang tandus di Madinah (untuk memasuki Madinah) padahal dia diharamkan untuk memasuki pintu-pintu gerbang Madinah.

Maka pada hari itu keluarlah seorang laki-laki yang merupakan salah seorang manusia terbaik menghalangnya seraya berkata:

“Aku bersaksi bahawa kamu adalah Dajjal yang pernah diceritakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.” Maka Dajjal berkata:

“Bagaimana sikap kalian (pengikut Dajjal) jika aku membunuh orang ini lalu aku menghidupkannya kembali, apakah kalian masih meragukan kemampuanku?”

Mereka (pengikut) menjawab: “Tidak.” Maka Dajjal membunuh dengan memotong laki-laki itu dengan gergaji kepada dua bahagian. Kemudian Dajjal berkata (kepada pengikutnya):

“Lihatlah oleh kalian kepada hambaku ini, sesungguhnya aku akan membangkitkannya, lalu dia akan mendakwa bahawa Rabbnya adalah selain aku.”

Lalu Dajjal menghidupkannya kembali (dengan izin Allah), maka laki-laki itu berkata: “Demi Allah, tidaklah aku sama sekali lebih yakin dari pada diriku pada hari ini bahawa sesungguhnya kamu adalah Dajjal.”

Maka Dajjal berkata: “Aku akan membunuhnya lagi.” Maka Dajjal tidak dapat untuk menguasainya lagi. Laki-laki itu adalah dari (antara) umatku yang mendapatkan darjat yang tinggi di syurga.

Dan termasuk dari fitnahnya (Dajjal) adalah memerintahkan langit supaya menurunkan air hujan, maka turunlah hujan,

Dan memerintahkan bumi supaya menumbuhkan tumbuhannya, maka bumi pun menumbuhkan tumbuhannya.

Termasuk dari fitnahnya adalah dia melintasi suatu negeri, namun penduduknya mendustakannya, maka tidak satu binatang ternak pun yang tertinggal melainkan semuanya akan binasa.

Dan di antara fitnah-fitnahnya adalah bahawa dia akan melintasi suatu negeri, kemudian penduduknya membenarkannya, maka dia memerintahkan langit untuk menurunkan hujan,

Maka turunlah hujan dan dia memerintahkan bumi supaya menumbuhkan tumbuhannya, maka tumbuhlah tumbuhannya.

Sehingga binatang pada saat itu menjadi lebih besar dan lebih gemuk dibandingkan dengan masa-masa yang telah lalu, paling besar lambungnya dan paling banyak air susunya.

Mohon Subscribe Channel Nasihat Ustaz, Semoga Ada Amalan Kita Untuk Hari Ini, Jom Buat Saham Untuk Akhirat